Senin, 31 Oktober 2022

SEJARAH EJAAN


SEJARAH PERKEMBANGAN EJAAN BAHASA INDONESIA



Pertanyaan ?

1.       1. Apa manfaat mempelajari sejarah ejaan?

Manfaat mempelajari ejaan adalah agar kita bisa memperbaiki pembakuan tatanan bahasa dan peristilahan yang digunakan sehari-hari. Selain itu juga dengan mempelajari ejaan bisa mempertegas atau menyamakan dengan Bahasa yang saya gunakan sehari-hari.karena apabila suatu tulisan dibuat dengan Bahasa daerah seperti Bahasa batak tentu hanya orang batak saja yang mengerti dan yang bukan orang batak tidak akan paham.maka dari itu pentingnya belajar dan memahami ejaan Bahasa Indonesia sehingga apa yang kita tuliskan bisa dimengerti oleh orang banyak.

2.        2. Apa motivasi kamu mempelajari sejarah ejaan ?

Motivasi saya mengetahui sejarah ejaan karena saya ingin mengetahui lebih jelasnya ejaan bahasa itu berasal setelah saya mempelajari ejaan bahasa itu sendiri maka,secara bertahap saya dapat memperbaiki tatanan bahasa yang saya gunakan sehari-hari.dan agar saya mengetahui (menyaring) masuknya unsur-unsur Bahasa lain ke dalam Bahasa Indonesia.   

3.      3. Seberapa penting materi sejarah ejaan bagi kamu pribadi ?

Pentingngnya materi ini bagi saya adalah karena dengan mempelajari ejaan,saya sudah mengetahui kesalahan-kesalahan saya di dalam berbahasa ternyata saya selama ini banyak melakukan kesalahan-kesalahan dalam tatanan Bahasa,peristilahan yang saya gunakan sehari-hari.setelah saya mempelajari ejaan ini saya bisa memperbaiki tatanan Bahasa dan peristilahan yang saya gunakan sehari-hari.

4.        4Kerugian tidak mengetahui sejarah ejaan?

Adapun kerugian yang bisa ditimbulkan jikalau kita tidak mengetahui dan mempelajari sejarah ejaan adalah akan semakin banyak generasi muda yang mengabaikan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia yang seharusnya kita lestarikan dan pelajari justru disepelekan oleh generasi muda sekarang ini  Bahkan saat ini bahasa Indonesia sudah dipengaruhi oleh bahasa asing atau bahasa kebarat-baratan. Tidak hanya itu, penggunaan bahasa Indonesia saat ini sudah tidak sesuai dengan EYD dan kaidah-kaidah kebahasaan, yang membuat menurunya rasa nasionalisme khususnya bagi generasi sekarangini, generasi yang diharapkan mampu membanggakan nama Indonesia. 


Perkembangan Sejarah Ejaan Bahasa Indonesia

      1.    Ejaan Van Ophuijsen (1901-1947)

Sejarah ejaan Bahasa Indonesia diawali dengan ditetapkannya Ejaan van Ophuijsen pada 1901. Ejaan ini menggunakan huruf Latin dan sistem ejaan Bahasa Belanda yang diciptakan oleh Charles A. van Ophuijsen. Ejaan van Ophuijsen berlaku sampai dengan tahun 1947.



2.    Ejaan Republik/Ejaan Soewandi (1947-1956)

Ejaan Republik berlaku sejak tanggal 17 Maret 1947. Pemerintah berkeinginan untuk menyempurnakan Ejaan van Ophuijsen. Adapun hal tersebut dibicarakan dalam Kongres Bahasa Indonesia I, pada tahun 1938 di Solo. Kongres Bahasa Indonesia I menghasilkan ketentuan ejaan yang baru yang disebut Ejaan Republik/Ejaan Soewandi.

3.    Ejaan Pembaharuan (1956-1961)

Kongres Bahasa Indonesia II digelar pada tahun 1954 di Medan. Kongres ini digagas oleh Menteri Mohammad Yamin. Dalam Kongres Bahasa Indonesia II ini, peserta kongres membicarakan tentang perubahan sistem ejaan untuk menyempurnakan ejaan Soewandi.

  4.     (1961-1967)

Ejaan ini dikenal pada akhir 1959 dalam Perjanjian Persahabatan Indonesia dan Malaysia. Pembaruan ini dilakukan karena adanya beberapa kosakata yang menyulitkan penulisannya. Akan tetapi, rencana peresmian ejaan bersama tersebut gagal karena adanya konfrontasi Indonesia dengan Malaysia pada 1962.

5.    Ejaan Baru/Lembaga Bahasa dan Kesusastraan (LBK) (1967-1972)

Pada 1967, Lembaga Bahasa dan Kesusastraan yang sekarang bernama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengeluarkan Ejaan Baru. Pembaharuan Ejaan ini merupakan kelanjutan dari Ejaan Melindo yang gagal diresmikan pada saat itu.

6.    

 Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan berlaku sejak 23 Mei 1972 hingga 2015 pada masa menteri Mashuri Saleh. Ejaan ini menggantikan Ejaan Soewandi yang berlaku sebelumnya. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan ini mengalami dua kali perbaikan yaitu pada 1987 dan 2009.

7.    Ejaan Bahasa Indonesia (2015-sekarang)

Pemerintah terus mengupayakan pembenahan terhadap Ejaan Bahasa Indonesia melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia. Pasalnya, pemerintah meyakini bahwa ejaan merupakan salah satu aspek penting dalam pemakaian Bahasa Indonesia yang benar.

Ejaan Bahasa Indonesia ini diresmikan pada 2015 di masa pemerintahan Joko Widodo dan Anies Baswedan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.


Daftar Pustaka

https://narabahasa.id/linguistik-umum/ejaan/terjebak-dalam-eyd


               


Musbar_sr23



musbarsoleman@gmail.com


20 komentar:

  1. Terima kasih👍, sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  2. Untuk wawasan dasar sudah panutan

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah bu, makasih ya Bu atas ilmu yang telah ibu bagi kepada kami,saya minta doa ya Bu supaya ilmu yang ibu sampaikan kepada kami bisa mudah kami Terima dan mengerti,sehat selalu Ibu 😄

    BalasHapus
  4. banyak orang tidak menyadari sebenarnya ia adalah manusia

    BalasHapus
  5. Terimakasih bg kritik nya doakan kedepannya supaya tulisan nya lebih baik dan bermanfaat

    BalasHapus

TEKS DESKRIPTIF

 Teks Deskriptif